PT Bukit Asam Garap 3 Proyek Transportasi Batubara

PT Bukit Asam (Persero) Tbk, semakin memperlihatkan eksistensinya sebagai perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia. Dari waktu ke waktu perusahaan yang bermarkas di Tanjung Enim, Provinsi Sumatera Selatan ini terus berpacu menancapkan diri sebagai BUMN yang sehat.

Buktinya saat ini PT BA tengah menggarap tiga proyek transportasi batubara dengan kereta api dari lokasi tambang di Tanjung Enim Sumatera Selatan meniju pelabuhan dan dermaga bataubara di Lampung dan Sumatera Selatan dengan total kapasitas angkutan sebesar 82,7 juta ton.

Adapun ketiga proyek itu, pertama adalah proyek penjngkatan kapasitas  angkut batubara Kereta Api Eksisting yang di operasikan PT Kereta Api Indonesia[KAI] dari lokasi tambang di Tanjung Enim menuju Pelabuhan Tarahan Bandar Lampung dan Dermaga Kertapati Palembang. Tahun 2010 kapasitas angkut kereta api PT KAI sudah menandatangani Coal Transportation Agreement atau Perjanjian Tranportasi Batubara untuk mengangkut batubara PTBA dengan kapasitas 22,7 juta ton pertahun.

Kedua,  pembangunan transportasi kereta api baru dari Tanjung Enim menuju pelabuhan baru di Lampung berkapasitas 25 juta ton pertahun dengan bentangan rel sepanjang 307 kilometer.Proyek yang kontrak EPC-nya senilai USD 1,3 miliar yang sudah di tandatangani Maret 2010 lalu, melalui konsorsium PT Bukit Asam Tanspacific Railway(BATR). “PT BA menguasai 10 persen sahamnya, PT Transpacific Railway Infrastructure 80 persen dan China Railway Engineering 10 persen. “ kata Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam, Achmad Sudarto di Jakarta, baru-baru ini.

Dijelaskannya, saat ini statusnya masih dalam proses penyelesain design. Diharapkan  proyek ini mulai beroperasi secara komersialisai pada tahun pertama di tahun 2017 mulai beroperasi dengan kapasitas puncaknya sebesar 25 juta ton per tahun.

Ketiga atau yang terakhir merupakan proyek pembangunan transportasi kereta api dari Tanjung Enim menuju pelabuhan baru di wilayah Tanjung Api-api, di Pantai timur Sumsel. Proyek ini di bangun oleh Adani Global dan Pemprov Sumatera Selatan.

Sementara posisi PTBA, adalah pihak yang mempunyai kewajiban untuk menyuplai batubaranya sebesar 35 juta ton per tahun. “Head of Agreement untuk Coal Transportation Agreement proyek ini ditandatangani bulan Agustus 2010 lalu. Sedangkan operasi komersialnyadiharapkan mulai tahun 2014 sebesar 7,5 juta ton per tahun dan tahun kelima ditargetkan sudah bisa mengangkut 35 juta ton batubara PTBA per tahunnya, “ tutur Achmad Sudarto.

Saat ini sumber daya batubara PTBA, di Tanjung Enim terdapat sekitar 6,36 milyar ton dari total 7,29 milyar. Dengan selesainya pembangunan tiga proyek transportasi batubara di atas, maka pada tahun 2015 produksi PTBA akan mencaoai 50 juta ton per tahun dan 2018 nanti akan naik menjadi 80-90 juta ton per tahun, termasuk tambahan dari penjualan di mulut tambang, paparnya.

Proyek Lain

Di luar proyek pembangunan sarana trasportasi, sejumlah proyek lainnya yang sedang digarap PTBA, di antaranya proyek pembangunan PLTU Banjarsari 2 x 100 MW di mulut tambang di Lahat Sumatera Selatan. Pembangunan konstruksinya diharapkan sudah bisa dimulai awal tahun depan oleh CNEEC dari China sebagai kontraktor  EPC yang sudah ditunjuk.

Sebelumnya prakondisi di lapangan sudah dirampungkan, Saat ini statusnya sedang dalam tahap finansial PPA. Dalam proyek yang diharapkan bisa beroperasi secara komersial tahun 2013 nanti, PTBA menempati posisi sebagai pemegang 59,75 persen sahamnya, PJB 29,15 persen dan NII 11,10 persen.

Selain itu, pengembangan proyek Coal Bed Methane yang melibatkan PTBA sebesar 27,5 persen sahamnya, Pertamina 27,5 persen dan Arrow Energy 45 persen, saat ini sudah menyelesaikan tahap penandatanganan Joint Operation Agreement antara PTBA – PT Pertamina dan Arrow Energy. Proyek yang wilayah operasinya di Tanjung Enim ini akan menghasilkan sekitar 50 MMSCF/day atau sekitar 50 juta kaki kubik gas per hari dan ditargetkan mulai beroperasi tahun 2013 mendatang.

Mengantisipasi peningkatan kapasitas angkut batubara oleh PT KAI, PTBA juga meningkatkan kapasitas muat Pelabuhan Tarahan dari saat ini hanya memiliki satu dermaga dengan kapasitas sandar 80.000 dwt ditingkatkan menjadi dua dermaga, masing-masing 80.000 DWT dan 150.000 DWT. Dengan menyerap anggaran sebesar USD 135 juta, proyek yang saat ini dalam tahap tender untuk memilih kontraktor EPC-nya diharapkan selesai tahun 2013.

Untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional, PTBA membangun dua PLTU untuk pemakaian sendiri, masing-masing di Tanjung Enim dengan kapasitas 3 x 10 MW dan diharapkan mulai beroperasi tahun 2011. Sedangkan yang satu lagi di Pelabuhan Tarahan dengan kapasitas 2 x 8 MW. Pembangunan konstruksinya akan dimulai pada awal tahun depan oleh kontraktor EPC yang sudah ditunjuk, dan ditargetkan mulai beroperasi tahun 2013.

Kinerja Triwulan III

Hingga Triwulan III tahun 2010, volume penjualan PTBA mengalami kenaikan sebesar 12 persen atau naik menjadi 9,78 juta ton, dibandingkan volume penjualan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 8,73 juta ton. Akibat terjadinya penurunan harga batubara pada periode ini, maka Pendapatan PTBA mengalami penurunan sebesar 10 persen atau menjadi Rp 5,9 triliun dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 6,9 triliun. Penurunan harga pasar ini disertai pula oleh kenaikan Harga Pokok Produksi (HPP) akibat naiknya tarif angkut kereta api.

Semua ini telah menempatkan posisi PTBA periode januari-september 2010 untuk Laba kotor menjadi sebesar Rp 2,6 triliun, Laba Bersih Rp 1,4 triliun.

Namun demikian, kondisi eksternal yang kurang kondusif ini tidak mengurangi minat investor terhadap saham PTBA, di mana saham PTBA selalu menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada penutupan perdagangan saham tahun 2009 tanggal 30 Desember 2009, saham PTBA menempati angka Rp 17.250 per saham. Tanggal 10 November kemarin, saham PTBA mencatat rekor harga tertingginya, yaitu Rp 21.850,- per saham dan penutupannya dengan harga Rp 21.800, per saham. Heldian/Abus

Advertisements

6 comments

  1. apakah perusahan anda membutuhkan batu bara dari kami ( Kalimantan Selatan ) barang kali kami bisa mensupply batu bara ke tempat anda sekalian kerja sama pak?

    Like

  2. You’re so great! I dont suppose I’ve learned anything like
    this before. So nice to find any individual with some authentic thoughts
    on this subject. truly thank you for opening this
    up. this web site is some thing that’s desired online, someone with a little bit creativity.
    very helpful job for bringing something totally new to the internet!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s