Pengenaan Bea Keluar Batubara Belum Waktunya

Jakarta-TAMBANG. Penetapan bea keluar (BK) bagi batubara bisa dilakukan bila harga batubara untuk ekspor sudah melampaui atau di atas harga yang wajar.

Herman Afif Kusumo, ketua umum Masyarakat Pertambangan Indonesia (MPI), berpendapat, jika BK batubara dikenakan dalam kondisi harga batubara yang wajar, hal itu bisa merusak iklim investasi yang ada.

“BK batubara bisa dikenakan misalnya bila harga batubara telah di atas US$ 100 per ton. Penetapan BK batubara juga mesti berdasarkan grade dari batubara yang di ekspor tersebut,” kata dia, di Jakarta, hari ini.

Menurut Herman, pengenaan BK batubara juga bisa dilakukan pemerintah jika produsen batubara memperoleh windfall profit. “Kalau BK batubara dikenakan saat ini tidak ada dasar/landasannya,” ujar dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s