KESDM akan Hentikan Renegosiasi Kontrak Lima Perusahaan Tambang

Jakarta, EnergiToday — Rencananya Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan menghentikan proses renegosiasi terhadap lima perusahaan tambang pemegang konsesi kontrak karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Dengan demikian, pemerintah hanya akan memproses 107 perusahaan untuk disesuaikan isi kontraknya dengan UU No.4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba). Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, baru terdapat 39 perusahaan yang telah menyepakati seluruh poin renegosiasi.

Seperti yang diberitakan harian Kontan, Jakarta, Rabu (28/5), Direktur Jenderal Minerba KESDM, R Sukhyar menjelaskan, terdapat dua perusahaan pemegang PKP2B dan tiga pemegang KK yang tidak dilanjutkan proses renegosiasinya. “Banyak alasannya, seperti determinasi kontrak atau persoalan tumpang tindih lahan,” katanya.

Sukhyar mengungkapkan, ketiga KK yang tidak dilanjutkan renegosianya yaitu PT Nabire Bakti Mining, PT Irja Eastern Mineral dan PT Koba Tin. Sedangkan, dua perusahaan pemegang PKP2B itu yakni PT Sarwa Sembada Karya Bumi dan PT Intitirta Primasakti.

Dirinya menambhkan, setelah 39 KK dan PKP2B menyetujui poin renegosiasi, masih terdapat 68 perusahaan yang belum sepakat merevisi isi kontraknya. Tapi dirinya yakin mereka akan bersedia mengubah kontraknya di bulan November mendatang.   [us/kn]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s