Perusahaan Multifinance Masih Enggan Biayai Alat Berat Pertambangan

Jakarta, EnergiToday — Perusahaan multifinance hingga kuartal I/2014 masih menghindari pembiayaan alat berat untuk sektor tambang dengan mengalihkan Sewa Guna Usaha (SGU) sektor konstruksi, perkebunan, dan kehutanan.

 

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno mengatakan pergeseran sektor seperti itu cukup banyak dilakukan. “Di daerah, pembiayaan konstruksi cukup menggeliat,” ungkap Suwandi seperti dilaporkan Harian Bisnis Indonesia, Senin (26/05).

 

Dalam kesempatan terpisah, Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk., Sudjono mengatakan manajemen berusaha mengantisipasi belum pulihnya harga komoditas yang berdampak pada pembiayaan alat berat. Emiten berkode saham BFIN tersebut berencana melakukan diversifikasi ke pembiayaan mesin-mesin industri dalam waktu dekat ini.

 

Oleh sebab itu, hingga kuartal I/2014, emiten berkode BBLD tersebut melakukan diversifikasi pembiayaan disektor perkebunan, properti, dan insfrastruktur. Namun, Direktur Buana Finance, Herman Lesmana mengatakan diversifikasi tersebut tidak menghasilkan pertumbuhan pembiayaan yang sebanding dengan penurunan penjualan alat berat untuk batubara dan nikel. (id/bi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s