PMK Baru Bagi Pengusaha Tambang Yang Komitmen Bangun Smelter

Jakarta, EnergiToday — Pemerintah akan menyiapkan aturan baru dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk menyesuaikan pengenaan bea keluar produk mineral hasil pengolahan bagi perusahaan yang telah berkomitmen membangun smelter.

“Nanti ada PMK tersendiri untuk perusahaan yang betul-betul membangun smelter,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung seusai rapat koordinasi membahas kebijakan mineral dan batubara (minerba) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Chairul memastikan PMK baru ini akan mendukung PMK Nomor 6/PMK.011/2014 tentang penetapan barang ekspor yang dikenakan bea keluar dan tarif bea keluar, yang telah dikeluarkan sebelumnya untuk mempercepat pembangunan smelter.

Namun, detail lebih lanjut terkait aturan pengurangan atau kelonggaran tarif bea keluar tersebut belum dapat diumumkan, karena masih menunggu pembahasan lebih lanjut dengan Presiden serta harus dilaporkan dalam rapat kabinet terlebih dahulu.

“Tidak dapat diumumkan sekarang, PMK diterbitkan begitu kontrak pembangunan smelter selesai. Semua masih tergantung negosiasi hingga minggu depan,” kata Chairul.

Pembangunan smelter tersebut merupakan bagian dari hilirisasi yang dicanangkan pemerintah melalui UU Minerba Nomor 4/2009, sehingga apabila smelter tidak diupayakan maka perusahaan tambang tidak mendapatkan izin ekspor bahan mineral.

Terkait hal tersebut, Chairul mengatakan proses negosiasi akan terus dilakukan, terutama mengenai hal-hal menyangkut teknis pembangunan smelter yang selama ini masih mengganjal dan menimbulkan persoalan. (as/rn)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s