Nilai Tukar Ruppe Turun, India akan Stop Impor Batu Bara

Jakarta, EnergiToday — Kabar yang beredar, India akan mengikuti jejak China yang akan mengendalikan impor batu bara masuk ke negerinya. Dengan alasan utamanya adalah terkait dengan isu lingkungan dan kemampuan beli yang melemah akibat nilai tukar ruppe menurun.

Menurut Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA), Mulawarma, pihaknya menampik kemungkinan tertutupnya pasar India. Pasalnya, India tak memiliki pilihan lain selain mengimpor batu bara sebab kebutuhan batu bara untuk kelistrikan di negara mereka mencapai 600 juta ton per tahun.

Selain itu, tambahnya, fakta menunjukkan bahwa produksi batu bara dalam negeri di India tak mendukung teknologi yang dipakai dalam pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebab memiliki kandungan debu yang tinggi.

“Kalau dipaksakan bisa saja satu sampai dua tahun, tapi nanti pembangkitnya jebol,” jelasnya kepada wartawan di acara Coal Trans, Nusa Dua Bali, Selasa (3/6).

Mulawarma mengungkapkan, jika pun India benar-benar mengurangi jumlah impornya, kemungkinan itu dikarenakan adanya penurunan nilai tukar ruppe.

Pasalnya, lanjut Mulawarma, pengurangan impor juga hanya diberlakukan pada jangka pendek. Namun, dirinya tak kuatir dengan pasar batu bara dari India sebab PTBA kini lebih banyak mengekspor untuk Jepang.

“Pasar India hanya 2 juta ton. Kami lebih banyak ke Jepang karena mereka sedang butuh banyak. Sekitar 30% dari total ekspor kami dipasok untuk kebutuhan Jepang,” tandasnya.   [us]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s