KPK Supervisi Pengawasan Tambang dan Batu Bara di Sumsel

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Usaha penambangan batu bara Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat perhatian Komisi Pengawasan Korupsi (KPK). Selasa (29/4), bupati dan wali kota di Sumsel yang wilayahnya memiliki tambang batu bara menandatangani nota komitmen pengawasan pertambangan mineral dan batu bara.

Penandatanganan disaksikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Wakil Ketua KPK Zulkarnain dan Inspektur Jendral (Irjen) Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Muchtar Husein.

Alex Noerdin menyatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki komitmen kuat dalam usaha pemberantasan korupsi khususnya di sektor pertambangan.

“Untuk acara ini saya mengundang kepala daerah bupati dan walikota untuk dapat hadir dalam kegiatan kegiatan koordinasi dan supervisi atas pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara tanpa berwakil,” katanya. Meski begitu masih ada beberapa bupati yang tidak hadir.

Dihadapan Wakil Ketua KPK, Alex Noerdin menjelaskan, di Sumatera Selatan saat ini terdapat 17 kabupaten dan kota, ada sembilan KP batu bara PKP2B (perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara) dan satu izin dari Kementrian ESDM.

“Kemudian ada 281 izin usaha pertambangan atau IUP. Sembilan IUP diterbitkan gubernur dan 272 IUP yang diterbitkan oleh bupati dan wali kota,” katanya.

Menurut Wakil ketua KPK Zulkarnain, dari hasil temuan yang ada, perlu pengkajian mengenai tata kelola minerba.

“KPK akan akan koordinasi dengan kementrian lembaga di tingkat pusat. Masalah izin pertambangan minerba di pemerintah pusat adalah kontrak karya dan dan PKP2B. Yang didaerah adalah IUP yang dikeluarkan bupati, walikota dan gubernur,” kata dia.

Menurut  Irjen ESDM Muchtar Husein, saat ini masih ada potensi produksi batu bara yang tidak teridentifikasi. Dari data APBI (Asosiasi Produsen Batu Bara Indonesia) terdapat selisih perhitungan pada tahun 2012.

“Data BPS mencatat ekspor 384,4 juta ton dan konsumsi domestik  67.5 juta ton dengan total 451.9 juta. Data Kementerian ESDM dan perusahaan publik, PKP2B profuksinya 261,4 juta ton serta IUP sebanyak 134,2 juta total produksi 395,6 juta. Ada potensi produksi batu bara tidak teridentifikasi sebanyak 56,3 juta ton,” katanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s