Angkutan Batubara Terus Ditertibkan

INILAH.COM, Palembang- Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishub Kominfo) Provinsi Sumsel akan terus menertibkan angkutan batubara milik perusahaan penambangan di beberapa kabupaten. Hal ini bertujuan untuk memperlancar arus lalulintas.

Kepala Bidang Lalulintas Jalan dan Kereta Api Dishub Kominfo Provinsi Sumsel Nofri Dalimunthe, Sabtu (26/11), mengatakan, penertiban ini berdasarkan surat edaran Gubernur Sumsel beberapa waktu lalu tentang pengaturan angkutan batubara. Sebenarnya, menurut Nofri, angkutan batubara sempat tertib dengan mengikuti semua aturan,

Namun, belakangan ditemukan sejumlah angkutan batubara yang melanggar ketentuan, seperti muatan angkutan melebihi kapasitas, beroperasi pada siang hari, dan nomor polisi (nopol) kendaraan yang digunakan bukan nopol Sumsel.

“Kita akan terus melakukan penertiban di lapangan, apabila saat dicek terbukti melanggar aturan, maka kendaraan angkutan batubara itu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dikatakan Nofri, penertiban itu antara lain bertujuan untuk menjaga kondisi jalan yang ada di Provinsi Sumsel agar tetap baik. “Kondisi jalan lintas Sumatera rawan rusak dan berlobang, apalagi ditambah dengan melintasnya truk batubara, tentu akan memperparah kerusakan jalan itu,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Nofri, penertiban tersebut juga untuk mengantisipasi keamanan pengguna jalan, termasuk pengemudi kendaraan itu sendiri, terutama bagi pengemudi kendaraan lain.

 

“Kemacetan di jalur Sumatera relatif rawan, untuk itulah harus ditertibkan, sehingga arus lalulintas kendaraan menjadi lancar dan jalan terpelihara,” kata dia.

Dikatakan Nofri, selama ini pihaknya rutin melaksanakan koordinasi, termasuk razia kendaraan, sehingga penertiban yang dilakukan menjadi efektif.

“Kalau penertibannya asal-asalan, tentu pelanggarnya makin banyak. Dengan rutin digelar razia bagi angkutan batubara ini dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran,” ucap Nofri.

Dalam melaksanakan penertiban itu, pihak Dishub Sumsel bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel. Terutama daerah yang dilintasi angkutan batubara.

 

“Penertiban ini tidak akan berhasil secara maksimal tanpa koordinasi dan kerjasama Dishub masing-masing kabupaten/kota. Peran instansi tersebut sangat diharapkan agar dapat mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan pengemudi truk batubara,” pungkasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s