20.000 Rumah Tangga di Medan Hemat Masak Pakai Gas Bumi PGN

Jakarta -Lebih dari 50 tahun PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hadir untuk negeri. Salah satu wilayah yang mendapatkan manfaat energi baik gas bumi PGN adalah Kota Medan, Sumatera Utara. Saat ini, ada 20.000 rumah tangga di kota ini yang memasak menggunakan bahan bakar gas bumi.

Banyak manfaat yang dirasakan rumah tangga yang memasak menggunakan gas bumi, salah satunya seperti diutarakan Aisyah, warga Perumahan Beringin VIII, Gaperta Medan. Ibu rumah tangga ini sudah menjadi pelanggan PGN sejak 5 tahun terakhir.

“Sudah 5 tahun saya jadi pelanggan PGN, selama memasak pakai gas bumi semuanya aman, saya tidak khawatir meledak, apinya juga biru dan masakan cepat matang,” ujar Aisyah, Kamis (4/2/2016).

Ia menambahkan, manfaat paling dirasakannya adalah hemat karena setiap bulan dirinya hanya membayar tagihan pemakaian gas bumi kurang dari Rp 50.000/bulan.

“Saya masak makanan setiap hari, dari mulai membuat sarapan pagi, masak makan siang dan malam, tetapi rekening yang saya bayar setiap bulannya tidak sampai Rp 50.000/bulan. Sungguh sangat senang memakai gas PGN dibanding dengan bahan bakar lainnya,” ungkapnya.

Ibu 2 anak ini menambahkan, keuntungan lainnya masak pakai gas bumi yakni tidak perlu khawatir kehabisan gas. Apalagi, PGN aktif melakukan sosialisasi cara penggunaan gas bumi, bagaimana cara menanggulanginya bila terjadi kebocoran.

“Pakai gas bumi sangat safety banget, tidak takut meledak atau bocor, dan gasnya tidak takut habis karena mengalir terus 24 jam. Kapan saja saya ingin memasak makanan, gas tetap tersedia sehingga saya tidak susah-susah harus mengganti tabung dengan tabung baru bila gasnya habis,” tutup Aisyah.

Kepala Area PGN Medan Sabaruddin mengatakan, PGN terus berkomitmen untuk memperluas pemanfaatan gas bumi. Di Medan misalnya, selain melayani pelanggan rumah tangga, PGN juga mengalirkan gas bumi bagi berbagai segmen mulai dari UKM, komersial (rumah sakit, mal) dan industri.

“Khusus di Medan, selain pelanggan rumah tangga yang jumlahnya sekarang 20.000 pelanggan, PGN juga menyalurkan gas ke 50 industri besar di Medan, lalu sekitar 500 pelanggan komersial seperti restoran, hotel, hingga rumah sakit,” kata Sabaruddin.

Kepala Komunikasi Korporat PGN Irwan Andri Atmanto menambahkan, PGN setiap tahunnya terus menambah infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemakaian gas bumi, baik untuk rumah tangga, industri, komersial (hotel, mal, rumah sakit), Usaha Kecil Menengah (UKM), pembangkit listrik dan transportasi.

Hingga akhir Januari 2016, panjang pipa yang dimiliki PGN lebih dari 6.971 km.

“Infrastruktur gas bumi PGN tersebut dibangun dengan menggunakan dana PGN sendiri dan tidak memakai dana APBN,” kata Irwan.

PGN telah mengalirkan gas bumi bagi lebih dari 107 ribu rumah tangga. Ada pun pelanggan industri dan pembangkit listrik mencapai 1.529​, komersial  dan Usaha Kecil Menengah sebanyak 1.857 pelanggan.​

PGN menyalurkan gas bumi mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“PGN juga telah mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mengelola dan mengoperasikan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di 11 kota/kabupaten sebanyak 43.334 sambungan rumah tangga, mulai dari, Semarang, Blora, Bogor, Cirebon, Palembang, Surabaya, Tarakan hingga Sorong Papua,” ungkap Irwan.

Selain itu, di 2016 ini PGN juga mendapatkan penugasan dari Kementerian ESDM untuk membangun sebanyak 49.000 jaringan gas rumah tangga.

(drk/dnl)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s