Izin ground handling Lion dan AirAsia dibekukan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan(Kemhub) membekukan sementara izin kegiatan pelayanan jasa penumpang dan bagasi di bandar udara atau ground handling PT Lion Group dan PT Indonesia Airasia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Suprasetyo mengatakan, pembekuan berlaku lima hari sejak diterbitkannya surat pembekuan. “Ini untuk perbaikan dalam pelayanan penerbangan jasa,” kata Suparsetyo dalam konferensi pers, Rabu (18/5).

Dengan sanksi ini, kedua perusahaan tersebut harus mencari perusahaan jasaground handling lain selama waktu lima hari tersebut untuk menggantikan perusahaan yang izinnya telah dibekukan.

Suprasetyo mengatakan keputusan tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Peraturan Menteri Nomor 55 Tahun 2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil) tentang Bandar Udara (aerodrome), dan PM Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara sebagaimana telah diubah dengan PM Nomor 187 Tahun 2015.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s