Pemprovsu Contoh Pemko Surabaya

(Analisa/istimewa) TANDA TANGAN: Plt Gubsu T Erry Nuradi didampingi Sekda Provsu Hasban Ritonga, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Walikota Binjai M Idaham dan Bupati Deli Serdang  Ashari Tambunan menandatangani kesepakatan dengan Walikota Surabaya Tri Risma Harini dalam penerapan e-government di Balaikota Surabaya, Selasa (24/5). Turut disaksikan Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif.

Surabaya, (Analisa). Pemerintah Provinsi Sumatera Uta­ra akan mencontoh Pemko Surabaya dalam memanfaatkan teknologi infor­masi dan komunikasi dalam sistem ke­pemerintahan.

Dalam hal pemanfaatan teknologi infor­masi dan komunikasi tersebut,  Pemprov Sumut menjalin kesepakatan dengan Pemko Surabaya melalui pe­nan­datanganan kesepakatan yang dila­kukan Plt Gubsu T Erry Nuradi dan Walikota Sura­baya Tri Risma Harini disaksikan Pimpinan KPK Laode Mu­hammad Syarif di Balaikota Surabaya, Selasa (24/5).

“Ini dalam upaya mewujudkan efi­siensi, efektivitas dan sinergitas dalam penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat di Su­matera Utara,” kata Erry Nuradi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Provsu Hasban Ritonga, Wali­kota Medan HT Dzulmi Eldin, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Wali­kota Binjai M Idaham.

Tujuan kesepakatan bersama ini ada­lah mewujudkan reformasi biro­krasi melalui e-government di Suma­tera Utara. “Kese­pa­katan bersama ten­tang pemanfaatan teknologi informasi, sangat strategis bukti nyata hadirnya pemerintah komitmen untuk membe­rikan pelayanan kepada masya­rakat,” ujar Plt Gubsu.

Dia mengatakan, melihat dan mem­pe­lajari berbagai keberhasilan yang sudah dilakukan Risma, ada tiga hal yang bisa dipelajari. “Pertama adalah sistem yang kita pelajari dan akan adopsi hari ini. Kedua, komitmen dan keberanian. Yang paling penting adalah komitmen kepala daerah. Kalau ko­mitmen, setengah dari pekerjaan ber­hasil,” kata Erry.

Dia mengatakan, seperti Walikota Sura­baya Risma, meski diancam dari berbagai pihak, dengan keberanian, dan keyakinan akan tujuan. “Tiga poin ini, kalau dilak­sanakan, sistem baik, komit­men kuat dan keberanian karena keya­ki­nan akan kebe­naran. Di Sumut memang banyak tekanan, kalau komit, kita yakin akan ada Risma lain di Me­dan, Binjai, Deli Serdang dan lainnya,” katanya.

Erry mengungkapkan terima kasih ke­pada KPK yang terus membimbing Peme­rintah Provinsi Sumatera Utara untuk belajar. “Belajar memang harus terus dila­kukan, tidak ada kata terlam­bat untuk belajar. Mudah-mudahan mem­beri manfaat baik, nanti sebagai pilot project, tiga  kabupaten kota yaitu Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang. 

Erry juga mengingatkan SKPD agar benar-benar bisa memanfaatkan kun­jungan. “Hari ini upaya untuk melaku­kan pembe­nahan. Mudah-mudahan bisa diaplikasikan di Pemprov Sumut, Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang,” katanya. 

“Smart Province”

Dikatakan, pembelajaran Sumut ke Sura­baya juga sejalan dengan program Smart Province. “Harapan kita bisa menjadi pro­vinsi pertama yang smart. Saya berharap bupati dan walikota di Sumut bisa kompak untuk mendukung pembangunan di Sumut. Bisa saling sha­ring dan saling mengingat­kan. Ka­re­na tidak mungkin Sumut baik kalau kabupaten/kota tidak baik,” ujarnya.

Laode mengungkapkan harapannya agar Sumatera Utara dapat lebih baik ke depan­nya. “Terima kasih kepada ibu Risma, juga ketulusan dan kerja keras dari Sumut dan Riau yang mau belajar ke sini. Semoga upaya ini ber­manfaat untuk anak cucu,” kata Laode. 

Laode menekankan agar kepala daerah di Sumut harus sabar dan teguh. “Kita di­lahirkan untuk jadi orang baik. Kalau men­dapatkan kesulitan dalam bekerja, dan KPK bisa bantu, silakan telepon saja. Inshaallah kami bantu,” ujar Laode.

Risma mengatakan pihaknya akan mem­be­rikan aplikasi maupun pelatihan menje­laskan e-government terintergasi kepada Pemprovsu. “Kami senang kalau daerah lain ikut menerapkan e-government terin­tegrasi,” katanya. 

MoU merupakan komitmen penye­leng­­ga­raan tata pemerintahan yang ba­ik, Pemprovsu didampingi KPK mela­kukan studi e-government ke Surabaya. Sebagai­mana Kota Surabaya, Pemprov Sumut ingin membangun dan mene­rapkan e-governmentdengan sistem IT terintegrasi.

Sehari sebelumnya, Sekda Provsu Hasban Ritonga membuka pelaksa­naan studi e-gov yang merupakan ba­gian dari pelaksanaan rencana aksi pro­gram pembe­rantasan korupsi terinter­grasi Pemprovsu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s