Si Ucok Penjual Durian Medan Yang Tersohor

Kesuksesan finansial tidak bisa diukur dari seberapa tinggi tingkat pendidikan seseorang. Ini bisa dibuktikan dari perjalanan usaha Zainal Abidin alias Ucok yang sukses menjadi pedagang durian ternama di Medan, Sumatra Utara. Lewat gerai Ucok Durian, pria yang hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) ini bisa meraup omzet hingga mencapai miliaran rupiah per bulan.

Zainal yang lebih senang disapa dengan panggilan Ucok ini memiliki satu toko durian yang buka 24 jam non stop di Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Meskipun hanya memiliki satu gerai, Durian Ucok sudah sangat populer seantero Medan.

Ucok tidak pernah kehabisan persediaan durian. Itu sebabnya, gerai duriannya tidak pernah sepi pembeli. Berbekal jaringan yang sudah terjalin dengan para petani durian di sepanjang Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, Ucok tidak kesulitan mencari pasokan durian sepanjang tahun.

Ucok berani membeli durian dengan harga mahal dari kampung-kampung dengan jumlah banyak. Dalam sehari, biasanya Ucok mendatangkan enam mobil hingga tujuh mobil berisi durian dari berbagai daerah di Sumatra.

Menjalin hubungan baik dengan para petani di berbagai daerah ini merupakan strategi Ucok agar bisa mendapatkan pasokan durian sepanjang tahun. Dia bilang, biasanya pasokan durian melimpah ada pada bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Kemudian di Oktober dan November panen durian agak berkurang.

Lantas di bulan Desember panen durian kembali ramai. Pelanggannya yang datang tidak hanya berasal dari Sumatra dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Para wisatawan lokal dan asing pun ramai menyambangi gerai duriannya lantaran penasaran dengan rasa durian yang dijual di gerai Durian Ucok yang terkenal di kota ini.

Lantaran brand Durian Ucok ini sudah begitu populer di Medan, sampai-sampai Ucok pernah kedatangan tamu kehormatan yakni mantan presiden SBY beserta keluarganya yang sedang bertandang ke Medan. “Saya merasa sangat terhormat toko ini pernah didatangi pak SBY. Momen itu sungguh tidak akan terlupakan sepanjang hidup,” kenang Ucok.

Jika sedang ramai pengunjung, dalam sehari Ucok bisa menjual sampai 7.000 buah durian. Harga jual durian di gerai ini berkisar Rp 20.000−Rp 25.000 per buah untuk durian berukuran kecil dan sekitar Rp 30.000 per buah untuk durian berukuran lebih besar.

Dari situ dia bisa mengantongi omzet hingga Rp 45 juta dalam sehari. Adapun pada akhir pekan omzetnya bisa sampai dengan Rp 55 juta per hari. Bisa dibayangkan berapa besar pendapatan Ucok dari hasil berjualan duren dalam sebulan.

Saat ini dia memiliki 30 orang karyawan untuk bekerja secara bergantian selama 24 jam non stop. Ucok berharap usahanya yang telah ternama di Medan ini bisa menjadi salah satu ikon wisata kuliner di Kota Medan.

Lewat kesuksesannya menjadi juragan durian, pria lulusan SD ini bisa memberangkatkan haji kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai tukang becak dan buruh cuci serta menyekolahkan adik-adiknya hingga menjadi sarjana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s